Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tulisanmu

Tiga Wanita yang Dinikahi Nabi di Bulan Syawal

Gambar
"Barakallahu laka wa baraka ‘alaik, wa jama’a bainakuma fi khair. Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang mahupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan." Pada postingan kali ini kami tidak akan mengulas terkait pernikahan mereka, melainkan terkait bulan Syawal yang "katanya" disebut bulan nikah. Ada info menarik yang perlu kita ketahui tentang momen pernikahan di bulan syawal. Tahukah siapa saja wanita yang dinikahi Nabi Muhammad Shollallahu 'alaihi wassalam di bulan Syawal? Berikut ulasan menarik dari Ibnu Kharish, Peneliti el-Bukhari Institute Ada sejarah penting yang ingin saya sampaikan terkait pernikahan yang dilangsungkan di bulan ke sepuluh dalam kalender hijriyah ini. Anda kenal Aisyah bukan?. Ia putri Abu Bakar dan Ummu Ruman, sekaligus istri Nabi Muhamad SAW. Ia adalah satu-satunya istri Nabi yang dinikahi saat masih perawan. Istri Nabi lainnya, dinikahi saat mereka sudah menjadi janda. Selain cantik, ia juga pandai. Ia t...

Oh Adelia, Sebuah Asa Merajut Pendidikan di Papua

Gambar
  Poto-poto di bawah ini adalah Sekolah Dasar Al-Ma'arif 1. Sebagaimana namanya, SD ini bernaung dibawah NU. Entah sudah teregistrasi di Ma'arif pusat atau belum, saya tidak tahu. Yang jelas, SD di kampung Maibo ini didirikan dan dikelola oleh aktifis NU setempat. Jum'at sore kemarin, 20 Januari 2017, bersama beberapa teman yang peduli pada anak-anak Papua, saya bertemu dengan dua gurunya, bapak Kaida (berbaju putih) dan bapak Usman (berjaket Sarkub). Keduanya tengah sibuk membenahi dinding belakang bangunan ketika kami datang. Bangunan berukuran kurang-lebih 10x3 meter ini adalah bangunan darurat. Dibagi tiga ruangan untuk dua kelas di masing-masing ruangan. Maklum, bangunan sekolah mereka belum juga bisa dimulai pembangunannya. Entah kapan. Padahal anak-anak harus sudah bersekolah. "Terlebih anak-anak kelas enam kan mau ujian," kata bapak Usman yang putrinya kebetulan duduk di kelas enam. Perlu diketahui, semenjak suku Kokoda "bedol desa" dari lahan mi...

Pesan Mbah Sholeh Darat, Hormati Ulama

Gambar
Kusempatkan muthalaah Kitab Minhajul Atqiya' karya KH Sholeh Darat. Sungguh bisa menjadi teladan bagi kita yang masih sedang mencari ilmu agar tidak mendapatkan tiga siksa dunia. Disampaikan oleh KH Sholeh Darat, bahwa diantara tata krama murid (thalibul ilm) adalah tidak mencela atau menghina gurunya, ahli ilmu dan kitab-kitabnya. Jika ia melakukannya, maka akan menghadapi tiga jenis siksa: 1) Tidak bisa melaksanakan ilmunya 2) Meninggal di usia muda 3) Menjadi budak penguasa Na'udzubillah min dzalik. Bahkan selanjutnya ditegaskan, ketika orang berani menghina ulama, ahli ilmu, mushonnif (pengarang kitab), maka ia kan mati dalam keadaan su'ul khatimah. Pesan Mbah Sholeh Darat tegas: "Jangan pernah berani menghina karya ulama al Mujtahidin dengan merendahkannya bahwa karangannya tidak jelas, pendapatnya dla'if dan kurang sempurna". Semoga Allah memberikan hikmah dari nasehat Mbah Sholeh Darat ini. M Rikza Chamami

Surga, Bidadari dan Mata Air dalam Surat al-Rahman

Gambar
  Mari kita buka surat al-Rahman dan mengurai ada empat surga (dua di tingkat atas dan dua di tingkat bawah) lengkap dengan perbedaan jenis bidadari dan mata air di kedua tingkatan surga tersebut. Kita mulai dengan Surat al-Rahman ayat 46 dan 62. [46] Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. [62] Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi. Ibn Katsir menjelaskan bahwa dua jenis surga yang pertama terbuat dari emas dan disediakan untuk mereka yang tergolong kelompok muqarrabin, sedangkan dua jenis surga berikutnya dibuat dari perak dan disediakan untuk kelompok ashabul yamin (lihat surat al-Waqi'ah untuk memahami deskripsi dan perbedaan antara muqarrabin dan ashabul yamin). Dua jenis surga yang disebut pertama lebih tinggi statusnya ketimbang dua jenis surga berikutnya. Jenis bidadari di dua tingkatan surga ini juga berbeda. Qasiratut Tarf (ayat 56) akan ditempatkan pada surga jenis pertama, sedangkan Khayratun Hisan (ayat 70) menunggui surga j...

Cerita Ustadz Yusuf Mansur Saat Nyantren

Gambar
Tepat pada tanggal 22 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Hal ini disambut baik dari semua kalangan khususnya bagi para santri. Tak hanya menjadi pemacu semangat menimba ilmu namun juga menumbuhkan jiwa nasionalisme kaum santri, mengingat pada tanggal yang sama digelorakan pula resolusi Jihad oleh Hadratusy Syaikh KH. Hasyim As'ari, 22 Oktober 1945 silam. Tak hanya sebagai seremonial belaka, Hari Santri juga bisa menjadi refleksi serta nostalgia bagi alumni - alumni Pondok pesantren. Salah satunya Ustadz Yusuf Mansur. Melalui akun Instagramnya, Beliau bercerita masa - masa dimana Beliau saat nyantri. Bagaimana cerita indah nya? berikut selengkapnya. Sebagai rasa syukur, memperingati hari santri nasional, anak - anak santri Darul Quran, dan keluarga besarnya, khataman al Qur'an. Semoga Allah menjadikan semua santri, dan semua yang bukan santri, adalah hamba - hamba Nya yang saleh salehah. Dan sesiapa yang berkhidmat pada santri,...

Engkau Bagian Dariku, dan aku pun Bagian Darimu

Gambar
Salah satu akhlak Rasulullah SAW adalah membuat siapapun merasa nyaman berbicara dan bergaul dengan beliau. Orang Arab Badui yang jauh-jauh datang menemui beliau gemetaran saat berhadapan dengan Nabi. Untuk menenangkannya Nabi mengatakan, seperti direkam dalam Kitab Sunan Ibn Majah (hadis nomor 3303): "aku bukan raja. Aku putra seorang perempuan yang juga senang makan daging dendeng (yang dikeringkan di bawah sinar matahari)." Lihatlah bukan saja Nabi mengatakan bahwa beliau tidak perlu dihormati sebagaimana raja, tapi beliau juga mencari titik kesamaan antara tradisi Badui dengan apa yang dilakukannya. Dengan cara demikian, Badui itu merasa nyaman. Pesona Sang Nabi memang luar biasa. Salah satu akhlak yang beliau contohkan adalah membuat semua orang merasa akrab. Ini menyebabkan kita kesulitan menentukan siapa sebenarnya sahabat beliau yang paling dekat. Terhadap Sayyidina Abu Bakar ra beliau bersabda: 'seandainya aku diperkenankan mengambil kekasih, tentu aku pilih Abu ...

Mengulik Suasana Hari Arafah di Tarim

Gambar
  Bulan Dzul Hijjah adalah bulan yang kedua belas dalam perhitungan Kalender Hijriyah, bulan ini termasuk bulan yang penuh dengan sejarah dalam Agama Islam, di mana di dalamnya mengandung banyak hikmah yang bisa kita petik darinya. Di antara hal yang bersejarah adalah pelaksanaan Ibadah Haji dan disyariatkannya Qurban yang keduanya mengacu pada Agama kakek Nabi Muhammad SAW yaitu Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. yang kesemuanya menempati sebuah Lembah yang tandus yang bernama Mekkah di mana Ka’bah dibangun di situ.   Pada hari Arafah juga terdapat hal yang sangat bersejarah dalam Islam, yaitu turunnya ayat terakhir dalam Al-Qur’an yaitu Surat Al-Maidah ayat ketiga yang isinya : “Pada hari ini telah aku sempurnakan agama kalian dan telah aku sempurnakan nikmatku untuk kalian dan aku telah rela Islam sebagai Agama kalian”. Ayat ini turun pada peristiwa Haji Wada’ yaitu Haji terakhir Rasulullah SAW yang tiga bulan kemudian tepatnya bulan Rabiul Awal beliau meninggalkan duni...

Istidraj, Kesenangan Semu yang Menjebak

Gambar
Intermezo.... Sukses di Usia Muda Karena di usia yang masih terhitung muda, dan telah sukses membuka 20 minimarket dalam jangka waktu 10 bulan, maka ia dikenal sebagai Raja Mall. Ia memulainya dengan tanpa modal. Kunci utamanya adalah kegigihan dan jeli melihat peluang. Ia selalu berangkat pukul 3 pagi dari rumahnya menuju minimarket. Di saat yang lain tertidur dia sudah sibuk mencari rezeki. Semangatnya sungguh luar biasa. Dalam jangka waktu 10 bulan dia sudah banyak menghasilkan uang lewat hasil keringatnya sendiri. Kabarnya kemarin dia ditangkap oleh polisi. Kala itu ia akan membuka minimarket ke-21 dengan LINGGIS. He he namanya juga Raja Malling. --------------------- Oke kali ini kita akan membicarakan orang yang walaupun gak sholat, suka maksiat, pokoknya gak taat agama tapi secara keduniaan sukses. Banyak mobil, rumah mewah, bisnis melimpah dsb. Bukankah fenomena ini yang bikin orang berdalih: "dia aja gak sholat malah kaya" He he emang begitu, simak: "Maka ketika...

Candra Malik dalam Makrifat Cinta al-Fatihah

Gambar
  Saya memulai catatan pengantar ini dengan membaca Bismillah al-Rahman al-Rahim. Setiap pekerjaan yang kita lakukan dan diawali dengan membaca basmalah, maka kita telah bekerja atas nama Allah, dengan nama Allah dan untuk nama Allah. Maka ku tuliskan catatan pengantar memenuhi permintaan Candra Malik ini dengan mengucap basmalah. Alhamdulillahi Rabb al-‘Alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan penguasa alam semesta. Ayat kedua surat al-Fatihah ini merupakan pujian kita kepada Allah. Kita bersyukur sejak masa Alastu ketika Allah bertanya: "bukankah Aku ini Tuhanmu?” sampai era media sosial saat ini, penghambaan kita terhadap Tuhan tidak bergeser sedikitpun. Buku Candra Malik ini adalah perwujudan dari segala puji bagi Allah. Tanpa Basmalah buku ini tidak akan mulai ditulis, dan tanpa Hamdalah buku ini tidak akan selesai ditulis. Jikalau ilmu Syari’at itu perwujudan dari ayat “Maliki Yaum al-Din” dalam ayat keempat surat al-Fatihah, maka sesungguhnya ilmu Tasawuf itu merupakan perwuju...

Saat Nabi Menjawab Pertanyaan

Gambar
Nabi adalah orang yang membawa berita. Bukan sembarang berita, tapi ini berita dari langit. Semua Nabi membawa dua pesan utama: percaya kepada Tuhan dan percaya pada hari akhir/hari kebangkitan. Pesan dari langit bukan sekedar pepesan kosong melainkan juga harus diterapkan untuk terciptanya ketertiban dan kenyamanan. Pada titik ini, Nabi menjelma menjadi suri tauladan untuk menjalankan pesan ilahi. Nabi bukan hanya pembawa pesan (messenger) sebagaimana layaknya tukang pos yang tidak tahu isi pesan. Nabi diberi pemahaman akan berita atau pesan yang hendak diteruskan kepada sesama. Bahkan Nabi juga menjawab sejumlah pertanyaan mengenai maksud dan kandungan berita langit. Nabi juga menjadi orang pertama yang berhadapan dengan mereka yang tidak percaya dan mengingkari pesan langit. Ada yang jelas-jelas menentang (kafir) namun ada pula yang hatinya mendua antara percaya dan tidak percaya (munafiq). Banyak pihak yang sekedar iseng bertanya kepada Nabi. Atau bertanya untuk menguji dan mengolo...

Fenomena Mager, Lawan Kemalasan dengan Perubahan

Gambar
  Pasti kita semua gak asing dong dengan kata MAGER dan GABUT . Nah, ini nih penyakit yang paling buahaya banget buat setiap umat manusia. Beneran deh, Gak gak lebay kok. Jadi kamu gak percaya? Coba yuk kita bahas. Sebelumnya aku mau sindir-sindir dulu ah... Hihi Ciyee yang lagi mager, kerjaannya tidur-tiduran di atas kasur ditemani semilir angin dari kipas yang menambah tingkat kemageran. Uhuk Ciee yang lagi mager gara-gara kekenyangan abis makan. Rasanya berat badan meningkat drastis sehingga membuat daya gerak tubuh menjadi kurang elastis. Alias mager lagi mager lagi. Uhuk Ciee yang yang lagi menikmati liburan. Ga ada kerjaan yang pasti.Gabut gitu ga jelas mau ngapain. Bingung mau berbuat apa sehingga lagi-lagi mager. Tiduran sambil main hp lalu liat sosmed sampai waktu tak terasa berlalu begitu saja. Aduh aduh... Emang mager itu apa sih? Kalau kata anak muda kekinian, mager itu adalah males gerak. Sebenernya hanya kata ganti dari kata "malas". Tapi mungkin kalau mager in...

Berqurban, Simbol Sifat Kebinatangan Diri

Gambar
  Mengenai hitoris Qurban dari kisah Nabi ibrahim, hampir semua kita sudah tahu. Tapi mari kita kulik lebih dalam. Dahulu,  Suku Aztec di Meksiko mempersembahkan jantung dan darah manusia kepada Dewa matahari. Dewa Baal yang dipuja masyarakat Kanaan-Irak diberi tumbal berupa bayi-bayi. Dan gadis – gadis tercantik di Mesir harus rela ditenggelamkan sebagai persembahan bagi Dewi Sungai Nil.  Nah dengan ini, Alloh berkehendak menghentikan kejahiliyyahan yang sangat tidak beradab ini, maka lewat mimpi yang berulang Dia menitahkan Nabi Ibrahim a.s untuk menyembelih putra sulungnya Ismail a.s.  Kemudian saat pisau sampai dileher Nabi Ismail a.s, Alloh menggantinya dengan binatang kambing ghibas. Apa maksudnya? Ternyata ini mengandung perintah: "jangan manusianya yang disembelih, tapi karakter binatang yang ada pada manusialah yang harus disembelih" Diantara sifat binatang yang ada pada manusia adalah: Serakah, bahkan menusia bisa lebih dari binatang. Seserakah-serakah kamb...

Cinta Pahlawan Versi KH Bisri Mustofa

Gambar
Indonesia memiliki banyak pahlawan yang berjuang gigih meraih kemerdekaan. Tentunya perjuangan itu bukan hal sederhana. Mereka rela mengorbankan nyawa, jiwa, raga dan harta demi untuk bangsanya. Maka, mencintai para pahlawan merupakan satu hal yang penting ditanamkan. Salah satu pemikiran yang disampaikan oleh KH Bisri Mustofa adalah tentang cinta kepada para pahlawan. KH Bisri Mustofa (selanjutnya disebut Mbah Bisri) merupakan salah satu ulama Nusantara yang lahir di Kampung Sawahan Gang Palen Rembang Jawa Tengah pada tahun 1915. Ayahnya adalah pedagang kaya bernama H Zainal Mustofa (Djojo Mustopo) bin H Yahya (Podjojo) yang dikenal tekun dalam beragama dan sangat mencintai Kyai. Ibunya bernama Hj. Chodijah binti E. Zajjadi bin E. Sjamsuddin yang berdarah Makassar. Nama Bisri Mustofa dipakai sejak pulang dari ibadah haji. Sebelumnya ia bernama Mashadi. Pernikahan H Zainal Mustofa dengan Hj. Chodijah melahirkan empat anak: Mashadi (Bisri), Salamah (Aminah), Misbach dan Ma’shum. Pendidi...

Ramadhan di Kota Tarim Yaman ( Bagian 2 )

Gambar
Setelah sebelumnya kami bagikan terkait tarawih di Tarim (baca: Ramadhan di Kota Tarim Yaman bagian 1 ), selanjutnya yuk kita simak kembali ramadhan di Tarim, Yaman. Pada kesempatan kali ini kami sampaika mengenai beberapa informasi menarik selama ramadhan di Tarim, Yaman.. Secara mendalam tentang Ramadhan di Tarim, Yaman Khotmul Qur'an ramadhan di Tarim disebut "khotmu Rubu'" sebab khataman ini dilaksanakan setiap 4 empat hari sekali. Diantara masjid yang melaksanakan khotmur rubu' antara lain Masjid Al Muhdlar, Masjid Ba'alawi, Masjid Saqqaf, Masjid Wae'l, selain itu banyak juga masjid yang melakasnakan "Khotmu Sitt" yaitu khataman setiap 6 hari sekali. Panasnya cuaca ramadhan membuat masjid masjid menyediakan infrastruktur penunjang agar membuat nyaman ahli ibadah dengan memasang puluhan AC khusus daerah padang pasir dan puluhan kipas angin. Sementara itu kamar mandi juga disiapkan bagi yang ingin berendam mendinginkan badan di kolam mandi yan...

Ramadhan di Kota Tarim Yaman ( Bagian 1 )

Gambar
"TARIM" merupakan nama suatu daerah terpencil di Hadromaut Yaman. Daerah ini sangat terkenal dengan keilmuan dan kerohaniahannya dibanding kota lainnya di Yaman. Disaat saat ramadhan seperti ini, Tarim memiliki nuansa ramadhan yang khas yang diwariskan secara turun temurun yang tidak ditemukan di daerah Yaman lainnya. Antusias masyarakat Tarim dalam menyambut bulan ramadhan sangat tinggi, hal itu terlihat dari ramainya masjid masjid pada siang hingga malam hari. Mereka menghidupkan bulan ramadhan dengan al quran dzikir, sholawat, dan ziarah. Sementara pelaksaan sholat taraweh di Tarim tidak hanya dilaksanakan dalam satu waktu serentak, namun bergantian secara estafet sejak pukul 19.30 hingga pukul 03.00 di beberapa masjid yang berbeda. Kegiatan Pasca Tarawih Yang khas dalam nuansa rauhaniyah ramadhan di Tarim yakni setelah melaksanakan sholat taraweh dan witir. Para jamaah tidak langsung pulang, akan tetapi mereka tetap duduk untuk bersama-sama melantunkan pujian kepada rosul...

RENUNGAN: Puasa, untuk Jiwa - Jiwa yang Merasa Lebih

Gambar
  Godaan maha berat adalah saat kita merasa lebih dari yang lain. Merasa lebih, bisa membuat kita merendahkan yang lain. Ghibah membicarakan orang lain itu dilarang dan dosanya besar karena dibalik ghibah itu terselip sikap merasa lebih baik daripada orang yang kita jadikan bahan gosip. Kita perlu memuasakan lidah kita agar orang lain selamat dari tajam dan bahayanya lidah kita. Godaan merasa lebih alim bisa juga menerpa mereka yang rajin beribadah. Saat shalat bacaan kita lebih bagus dari yang lain. Hafalan ayat kita lebih komplit. Ruku' atau sujud kita lebih lama. Kita lebih khusyu' ketimbang yang shalatnya express . Perasaan lebih alim itu harus kita latih untuk kita pendam di bulan Ramadan ini. Puasa adalah ibadah diam. Kita tidak bisa melihat bahwa si A atau si B puasanya lebih nyaring, lebih bagus, lebih dermawan, lebih panjang atau lebih khusyu' seperti aktivitas ibadah lainnya. Puasa adalah menahan, puasa adalah ibadah pasif; bukan aktif. Semua terlihat sama. Yang ...

KULTUM: Asal Yakin dalam Taqwa, Rezeki Tak kan Kemana

Gambar
اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ Hadirin rokhimakumulloh, Alkisah, seorang pria sebut saja fulan namanya, semula ia mempunyai sebuah pekerjaan yang bisa dibilang mapan. Yakni accounting di sebuah perusahaan Jepang di Jakarta. Gajinya juga sangat menggiurkan; lebih dari 20 juta-an per bulan. Belum lagi sejumlah fasilitas mewah yang ia terima. Namun, semua itu tidak membuat pria  ini bahagia. Ia gelisah. Sebab di perusahaan itu, ia tidak bisa shalat jamaah. Fulan pun memilih resign. Ia tinggalkan pekerjaan mapan itu dan beralih menjadi sales motor. “Asal bisa shalat jamaah,” kata fulan. Hadirin rokhimakumulloh, Kisah ini adalah kisah nyata yang saya cuplik dari tulisan DR. Muhammad Arifin Badri. Mari ...

Harmoni Toleransi di Kota Solo

Gambar
Dua bangunan ini berbeda fungsinya. Di sebelah kiri adalah bangunan gereja dan di kanannya merupakan masjid. Secara kasat mata sudah terlihat dari bentuk bangunannya yang satu memiliki kubah dan satunya lagi memiliki ornamen salib. Namun di antaranya tak ada pagar yang memisahkan. Lahan kosong selebar empat meter di antara ke dua bangunan itu bahkan seperti menjadi penyatu. Kedua bangunan itu bahkan menggunakan nomor rumah yang sama sebagai alamatnya. Jalan Gatot Subroto 222, Solo. Pembangunan dua tempat ibadah itu juga tak dilakukan berbarengan. Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan lebih dahulu. Pengurus gereja setempat menyebut tahun 1929 merupakan tahun berdirinya. Sedangkan Masjid Al-Hikmah Joyodiningratan didirikan delapan tahun kemudian di atas tanah milik Haji Ahmad Zaini.   “Tidak pernah ada konflik. Kami saling menghormati dan selalu berkomunikasi,” kata Widi Atmo Herdjanto, salah satu Pendeta GKJ Joyodiningratan. Saling menghormati dan berkomunikasi menjadi kata...