Habib Ali bin Soleh Alatas: Pelantun Diba' dari Bekasi
Dari sebuah toko kaset di Jalan Kartini, salah satu sudut kota Bekasi, terdengar lantunan Maulid yang mendayu berlanggam hadhrami, berirama khas Hadramaut. Syair tersebut, meski sangat populer, tak cukup akrab di telinga muhibin, yang lebih sering mendengar maulid Simthud Durar, yaitu Maulid Diba’. Sang pelantun seorang habib bersuara emas asal Bekasi yang sering kali melantunkannya tanpa sedikit pun membaca. Ratusan bait syair tentang sejarah kehidupan Rasulullah itu ia hafal di luar kepala. Tak tanggung-tanggung, empat buah album kaset maulid, ratib, dan selawat telah diluncurkannya sejak tahun 1993 lalu. Figur kita, yang kerap tampak di perhelatan spiritual para habib, kali ini adalah Habib Ali bin Soleh Alatas , ulama yang kental berdialek Betawi, pengasuh Majelis Taklim Ar-Ridwan, Bekasi Kidul. Ihwal kepiawaian Habib Ali membaca maulid karya Syekh Abdurrahman Ad-Diba’i ini berasal dari sang kakek, Habib Muhammad bin Muhsin Alatas, generasi pertama habaib yang menjejakkan ka...