Postingan

Menampilkan postingan dengan label Keyakinan wahabi pada pencipta

Apakah kekufuran mengatakan: Allah melihat dan mendengar secara harfiah

Gambar
Pertanyaan: Saya merenungkan pasal literalis dan pertanyaan saya mengenai Frase dalam kitab aqidah Tahawiyyah. "Wa man wasafa Allaha bima'nan min Ma'ani al bashar faqad kafar" - ". Dan siapapun yang mensifati atribut Allah dengan makna yang berlaku untuk mahluk maka ia telah kufur" ,nah Apakah saya tau bahwa seseorang menjdi kufur dengan mengatakan Allah benar-benar memiliki tangan/organ, tapi kenapa di anggap tidak kufur ketika mengatakan Allah melihat dan mendengar secara harfiah? dan karena Ma'ana melihat juga berlaku untuk manusia?  Jawaban: Kita harus percaya bahwa arti dari kata-kata mendengar dan melihat berbeda pengertiannya ketika kata kata itu merujuk kepada Allah. Hal ini berlaku untuk semua kata-kata yang mengacu pada sifat-sifat Allah.  saya katakan mengenai atribut penglihatan, pendengaran dan kalam: Allah di sifati  dengan: _____________________________________ 1) {Mendengar (Al-Sam / السمع), 2) dan melihat (Al-Basar / البصر), yang asal ke...

Al-Qurţubiyy: yang meyakini Allah memiliki bentuk,ukuran adalah penyembah berhala

Gambar
Al-Qurţubiyy (ulama mufassir yang terkenal) mengatakan dalam kitabnya al-Asnaa,hal 193: Artinya: maka wajib bagi setiap orang mukalaf untuk mengetahui bahwa Allah swt itu maha besar dengan kebesaran mutlak [status], yang tidak ada sesuatu yang lebih besar dari-Nya [status]. Dan Ia di sucikan dari setiap sifat/atribut yang berhubungan dengan jisim/fisik dan jirim/benda [memiliki ukuran,bentuk] sebagaimana Dia Ta'ala membersihkan diriNya dari semua itu dengan firman-Nya: الكبير المتعال [Yang ditafsirkan: Allah adalah besar dengan kebesaran mutlak dan Allah maha tinggi dengan ketinggian yg bukan secara bentuk atau ukuran. -Ed.] Dengan ini Ia memberitahukan kepada kita bahwa Dia Taala adalah Al-Kabiir, dan "Alif lam [AL] itu berfaidah kemutlakan. Lalu Allah berkata "Al-Mutaaal" dan dengan itu DIA membersihkan diri-Nya dari kebesaran secara jisim;fisik dan dari kebesaran secara benda/jirim ,dan barang siapa meyakini hal tersebut pada Allah [Allah memiliki kebesaran seca...

Ciri Khas berfikir ala wahabi dalam sifat Uluw Allah

Gambar
Wahabi mengatakan: Abu Hasan al-Asy'ari sendiri tidak hanya meng'itsbaat Allah memiliki sifat al uluw;di atas, tetapi beliau pun mentakfir terhadap orang yang menolaknya. Komentar: Semua Muslim percaya bahwa Allah itu Al uluw;di atas, tetapi keyakinan itu didasarkan pada keyakinan bahwa uluww atau ketinggianNya tidak berarti harus secara tempat, tetapi ketinggian yang mutlak dalam status dan kekuasaan. Tidak ada seorang Muslim akan menyangkal atas sifat ketinggian mutlak Allah dengan pengertian ini. Ini adalah makna absolut, tidak seperti makna tinggi di tempat , karena semua status dan kekuasaan milik Allah dalam realitasnya: إن العزة لله جميعا Artinya: ". Sesungguhnya semua kekuasaan dan penaklukan milik Allah"  (Yunus, 65)  Keyakinan Ini tidak seperti keyakinan orang yg mengatakan bahwa ketinggian Allah adalah di lokasi, yang mana ketinggian seperti itu merupakan hal yg relatif berkaitan dengan penempatan relatif , dan tidak mutlak. pengertian Ini juga tidak memast...

Wahabi memahami Alquran Hadis dengan Akal..!!

Gambar
Wahabi menggunakan akal tajsim yakni sesuatu yang ada mesti jisim [ada bentuk dan rupa] sehingga mereka percaya bahwa Allah adalah jisim/tubuh, yaitu sesuatu dengan bentuk dan ukuran. Karena alasan ini, mereka berpikir dan memahami bahwa setiap kata-kata  yang nampak dalam ayat dan hadis membantu ide mereka tentang femahaman akal mereka  ini, dan mereka mengangap itu adalah dalil bukti untuk Aqidahnya.femahaman akal mereka ini berdampak pada perbedaan kita dengan mereka dalam memahami semua nas atau perkataan tentang Sifat dan dzat Allah... Namun, Allah bukanlah jisim/ tubuh, karena jika Dia jisim, maka Dia akan membutuhkan pencipta untuk menentukan bentuk/ukuranNya, seperti bentuk bentuk yang lainnya. Itulah sebabnya Allah mengatakan kepada kita bahwa Dia tidak menyerupai apapun. Dengan kata lain, jika mereka dengan akalnya seperti itu, maka mereka tidak akan memiliki dasar untuk memahami tulisan suci, tetapi jika tidak begitu, maka mereka akan mengerti maksud tex tex suci. M...

Al Qurtubi: Ketinggian secara tempat adalah ketinggian relatif

Gambar
Al-Qurţubiyy menyatakan:  قلت: فعلوا الله تعالى وارتفاعه عبارة عن علو مجده وصفاته وملكوته. أي ليس فوقه فيما يجب له من معاني الجلال أحد, ولا معه من يكون العلو مشتركا بينه وبينه, لكنه العلي بالإطلاق سبحانه. Aku berkata;ketinggian adalah mengacu pada tinggi kemuliaan dan atribut juga kebesaranNya. Artinya, tidak ada yang lebih tinggi dariNya dalam makna kebesaran dan kemuliaan  , dan tidak ada yang sepadan dengan Nya antara sifat ketinggianNya. Melainkan Ia yang paling tinggi secara mutlak  (Tafsiir Al-Qurţubiyy, 7/220) Perhatikan...!! karena ketinggian secara lokasi itu relatif, tidak seperti ketinggian mutlak sebagaimana di jelaskan Al-Qurţubiyy, mereka yang percaya ALLAH tinggi secara tempat,maka itu sama dengan memberi sifat yang cacat untuk Allah . Dalam Al-Asnaa Al-Qurţubiyy berkata secara eksplisit: Hal ini dikatakan untuk mereka [anthropomorphists yang percaya bahwa Allah menempat atau berarah, dll]: "Jika Allah memiliki spesifikasi, bentuk , dibatasi oleh batas dan ...

T & J: Jika Allah tidak di atas, mengapa Nabi mi'raj untuk bertemu Tuhannya?

Gambar
Pertanyaan wahabi:, "Jika Allah tidak di atas maka mengapa Nabi pergi[miraj] untuk memenuhi panggilan Tuhannya? " Jawaban: muncul bentuk pertanyaan seperti ini  memang  masuk  akal. ini gada beda seperti bertanya, "mengapa Allah menurunkan  wahyu pertama kepada  Nabi di kota Makkah, dan bukan di Cina?" Anda mungkin bisa bertanya seoerti itu kepada mereka "mengapa tidak?" Allah menghendaki Nabi    untuk   melihat Allah ketika Nabi berada di langit, Itu tidak berarti  pertemuan fisik. Tidak, Allah tidak di tempat atau arah, dan melihat-Nya tanpa Dia berada di tempat atau arah. melihat Allah    Ini    dapat terjadi di mana saja, Allah tidak di tempat, tapi Allah menghendaki bagi Nabi untuk menerima kemampuan untuk melihat Allah sementara Nabi berada di langit. Wahabi  mengatakan:   Perkataan bertentangan, Anda mengklaim bahwa allah tidak di tempat atau arah karena akan membuat DIA itu adalah jisim, tetapi Anda mengk...

Wahhabi : Asy'ariyah Membandingkan Allah dengan ciptaan

Gambar
Wahhabi: kalangan asyari mengambil bukti non al-Quran sebagai fakta tertentu, dan kemudian menggunakannya untuk menyangkal atau mendistorsi sesuatu yang jelas dalam Quran (dalam hal ini adalah sifat-sifat Allah). Di sinilah sebenarnya terletak perbedaan utama yang kita miliki dengan Ashariyah. Jika tidak ada sesuatu yang seperti Dia [Allah], kita tidak bisa membandingkan-Nya dengan ciptaan atau 'tubuh/jisim' melainkan kita hanya menerima apa yang Dia katakan tentang dzatNya. Respon : Sebenarnya, jika tidak ada yang seperti Dia [Allah], maka Anda harus menyangkal bahwa apa pun yang disebutkan dalam Al-Qur'an tentang sifat Allah itu tidak memiliki suatu sisi kesamaan. Ashariyah tidak menyangkal sifat-sifat Allah, dan mereka tidak membandingkan Allah dengan ciptaan dan tubuh/jisim, mereka menyangkal bahwa Dia itu seperti ciptaan. Mereka menyangkal bahwa sifat-Nya harus kuantitatif atau terbatas. Itu adalah sesuatu yang sangat berbeda dengan apa yang anda katakan. hal Ini tidak...

Aqidah Wahabi tersembunyi dan sedikit di sepanjang abad 3 - 7 H

Gambar
   ابن جبرين يتوسط الجالسين لابس جماغ أحمر بدون عقال  Ibnu Jibriin, ulama besar wahabi, mengakui hal ini dalam syarahnya terhadap kitab lum'ah itiqad hal 14-15,ia menyatakan:   لما انقضى القرن الثالث آخر القرون المفضلة أميتت هذه الكتب مع الأسف, وأصبحت مخزونة لا يعترف بها ولا تقرأ, ولا تدرس إلا نادرا وبصفة خفية, وتمكن مذهب الأشاعرة ومذهب المعتزلة أيما تمكن, وانتشر الإكباب عليه, وكثرت الدروس والكتب التي تؤلف فيما يتعلق بهذه العقائد; عقيدة الأشعرية وعقيدة المعتزلة, وكادت السنة وكتبها أن لا يكون لها ذكر, بل كاد مذهب الإمام أحمد أن يضمحل, ولم يبق أحد عليه إلا قلة.  : Ketika berakhir abad ketiga Hijrah,yakni akhir dari (tiga) abad terbaik, matilah pelajaran kitab-kitab ini (maksud dia mgkn kitab2 yang dia suka [1]) yang merupakan hal yg di sayangkan, dan tersimpan tanpa ada yang mengakui, membaca, atau mempelajarinya kecuali sangat jarang, dan dgn tersembunyi. dan madhab Asħariyyah dan Mutazilah [2] menyebar dgn bebas dan dituangkan melalui studi2 ...

Salah satu klaim wahabi bahwa Allah memiliki arah

Gambar
Wahabi berkata: Imam Abu Hasan al-Asy'ari sendiri menetapkan Allah di atas,bahkan tidak hanya itsbaat al uluw pada Allah, bahkan beliau mengkafirkan terhadap orang yang menyangkalnya. Komentar: Semua Muslim percaya hal itu, tapi hal itu didasarkan pada keyakinan bahwa al uluww:di atas itu tidak berarti keMuliaan secara tempat, tetapi al uluw mutlak secara status dan kekuasaan. Tak seorang Muslim pun menyangkal bahwa Allah di sifati dgn al uluw secara mutlak dalam pengertian ini,dan makna Ini adalah makna absolut, tidak seperti keMuliaan secara tempat, karena semua status dan kekuasaan adalah milik Allah : إن العزة لله جميعا Artinya: ". Sesungguhnya semua kekuasaan dan kemuliaan itu milik Allah" (Yunus, 65)  Al uluw dgn makna Ini tidak seperti makna al uluw:di atas secara lokasi yang merupakan makna tinggi yg relatif dan berkaitan dengan penempatan relatif dari sesuatu, dan tidak mutlak, makna al uluw secara tempat juga tidak menandakan kebesaran, karena Tibet ada di lokas...