Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

Mahasiswa UIN Ciptakan Penentu Arah Kiblat dan Mata Angin

Gambar
Namanya M. Ihtirozun Niam. Penerima beasiswa pada Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama ini berhasil menciptakan alat penentu arah kiblat dan mata angin. Berawal dari keprihatinanya terhadap perkembangan kajian Ilmu Falak yang minim praktik, sarjana lulusan UIN Walisongo Semarang ini melakukan observasi hingga berhasil menciptakan alat yang disebut dengan I-zun Dial. "Pengembangan ilmu falak harus dibarengi praktek atau observasi. Sedangkan untuk praktek atau observasi ada banyak alat yang dibutuhkan. Alat ini diharapkan useable (mudah digunakan) dan representatif untuk keperluan praktek dalam implementasi dan pengembanga ilmu falak," terang pria yang akrah disapa Izun ini di Semarang, Kamis (22/12). Nama I-zun Dial, menurutnya terinspirasi dari instrumen astronomi yang banyak berkembang di dunia barat masa lalu. Dalam dunia astronomi, dikenal alat bernama Sun Dial yang biasa digunakan untuk penunjuk waktu atau jam dengan memanfaatkan sinar Matahari. ...

Anniesa Hasibuan, Desainer Hijab Indonesia Pertama di New York Fashion Week

Gambar
Dunia fashion Muslim Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya di panggung Internasional. Salah satu desainer muslim pendatang baru, Anniesa Hasibuan kini hanya tinggal menghitung hari guna mempersiapkan  gaun – gaun rancangannya di ajang bergengsi Internasional, Couture Fashion Week New York (9 – 11 September 2016). Memulai karirnya di awal tahun 2015, perempuan 30 tahun ini ternyata telah beberapa kali menampilkan karyanya di panggung busana Internasional. Bahkan ia memamerkan karya pertamanya di Kaftan Festival Westfield, London, Inggris. Dan yang membanggakan lagi, seperti dilansir di laman detik, pada Sabtu (21/5/2016), Anniesa mendapat penghargaan di ajang Cannes Red Carpet Fashion & Film Awards, Prancis. Pada ajang ini, Anniesa dinobatkan sebagai Best Fashion Designer atas karyanya yang bertajuk Pearl Asia Extended. Proses untuk ikut dalam ajang ini pun tidaklah singkat. Terlebih proses kurasi yang menghabiskan waktu sekitar empat bulan. Seperti dimuat CNN Indonesia, p...

Santri Pesantren Al-Imdad Bantul Raih Medali Emas Cabang Biologi

Gambar
  Bantul, Ahmad Kian Santang, siswa tingkat IX MTs Al-Falaah Pandak Bantul yang juga santri Pesantren Al-Imdad Bantul baru-baru ini meraih emas cabang biologi MTs pada gelaran Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional di Pontianak. KSM merupakan ajang prestisius yang dibidani Direktorat Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI sebagai wahana adu prestasi siswa madrasah se-Indonesia. Kian, sapaan akrab Ahmad Kian Santang, lahir di Sleman pada 30 Juni 2002. Putra pertama pasangan Arosin Suryanto dan Ade Rokayah ini dikenal sebagai pribadi sederhana dan lugu. Namun, di balik itu Kian ternyata menyimpan prestasi yang layak dibanggakan dan wajib disyukuri. Bahkan dalam ajang KSM tersebut ia juga meraih Penghargaan The Best Overall di Mapel Biologi yang diikutinya. "Prestasi Kian tidaklah mengherankan, karena hampir setiap kali saat saya melihatnya di pondok, ia selalu dekat dengan buku," terang Pengasuh Pesantren Al-Imdad Bantul KH Drs Habib Abdus Syakur. Hal senada ju...

Tisu Pendeteksi Zat Berbahaya Karya Siswa MAN Torehkan Prestasi

Gambar
Inovasi demi inovasi kian ditunjukkan oleh siswa – siswi madrasah. Kali ini ditunjukkan oleh siswa madrasah MAN LAB UIN Yogyakarta. Melalui Tim Briliant Research Club (BRC) mereka berhasil melakukan penelitian inovatif untuk mendeteksi paparan bahan berbahaya dalam makanan. Penelitian tersebut berupa penggunaan tisu yang dikombinasikan dengan senyawa kubis ungu ( Brassica oleracea. ) Seperti diberitakan di laman kemenag, Ika Nur Azizah, Selvi Hidayah, dan Ayatul Marifah meneliti alat pendeteksi dua bahan berbahaya, yaitu formalin dan borax.  "Kami bertiga merasa gelisah ketika melihat banyak makanan yang mengandung zat kimia berbahaya. Namun terkadang masyarakat tidak kuasa dan tidak tahu caranya bagaimana menguji makanan-makanan tersebut," tutur Ika Nur Azizah, yang kini duduk di bangku kelas XII MA dan menjadi ketua tim penelitian, Senin (22/08). Dari kesadaran itu, mereka bertiga lalu berpikir keras untuk menemukan cara praktis mendeteksi bahan berbahaya pada makanan. Hasi...

Berkah Alquran, Niswatul Khoiroh Mendapatkan Beasiswa

Gambar
Bernama lengkap Niswatul Khoiroh (24). Mahasiswi Fakultas Ushuludin UIN Walisongo ini merasakan keberkahan Alquran. Dengan wasilah hafalan alquran hingga mendapat gelar Hafizah ini, Niswatul mendapat beasiswa untuk mengenyam masa pendidikannya di UIN Walisongo tersebut “Saya mendapatkan beasiswa baik dari kampus maupun luar kampus karena hafal Alquran," katanya seperti dilansir Sindonews (22/8) Gadis ini mengaku tak pernah sekalipun meminta uang pada orangtuanya untuk biaya kuliah. Sejak semester satu hingga akhir membayar kuliah dengan  beasiswa yang diperoleh dari keahliannya menghafal Alquran. Semester awal masuk kuliah, ia dibiayai pengasuh pondoknya, Dr. Mohammad Nasih Al-Hafidz. Selanjutnya, dia mendapat beasiswa dari kampusnya. Dari beasiswa tersebut, gadis yang akrab disapa Niswah ini tidak pusing lagi memikirkan biaya kuliah. Bahkan, ia bisa menabung untuk membeli sepeda motor. "Alhamdulillah, ini semua berkat barokah Alquran," ujarnya. Menurut alumni MAN Kunir,...

MA Ali Maksum Raih Medali di Kejuaraan Terbuka Taijiquan 2016

Gambar
KabarIslam - MA Ali Maksum berhasil unjuk gigi dalam bidang Tai Chi di Kejuaraan Terbuka Taijiquan. Kejuaraan yang diadakan pada hari Sabtu-Ahad (02-03/04) tersebut diikuti oleh 300 peserta individual dan 50 tim dengan masing-masing tim beranggotakan 5 hingga 10 peserta. Kontingen MA Ali Maksum yang berjumlah 30 peserta putra-putri tampil dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Tai Chi Nasional Indonesia (ATNI) di Grha Sabha Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Secara mengejutkan, MA Ali Maksum berhasil meraih beberapa medali di kejuaraan tersebut. Dalam kategori perorangan untuk jurus 37, peserta dari MA Ali Maksum atas nama Fatimatuz Zahra berhasil memperoleh medali emas, Desi Khusna meraih medali perak, dan Nabila Miahara meraih medali perunggu. Sementara itu untuk jurus Zhe Xien, peserta dari MA Ali Maksum atas nama Desi Khusna keluar dengan membawa medali perak dan Kanza La Viera Brilliana membawa medali perunggu. Dalam kategori permainan tim, MA Ali Maksum menyab...